Apa Ya Dampak Moms Bekerja Bagi Keluarga?

Sebagai seorang Moms, ada keinginan untuk menyertai kegiatan anaknya di sekolah. Namun apa daya, tugas kantor tidak bisa ditinggalkan begitu saja. Sementara masih banyak anggapan bahwa anak yang ditinggal oleh kedua orang tuanya terutama ibunya untuk bekerja, tumbuh menjadi pribadi yang kurang perhatian, tidak ceria dan masih banyak lagi sisi negatifnya.

Merasa cemas dengan hal tersebut, Moms? Ada tips wanita karir untuk mengambil sikap bagi yang bingung antara bekerja dan mengasuh anak berikut ini.

Jadikan diri Anda role model positif wanita bekerja

Anak perlu menyadari sejak dini bahwa perempuan bukan hanya sebagai pengurus rumah tangga dan bahwa perempuan memiliki kesempatan untuk mengembangkan kehidupan profesional mereka sendiri. Anak perempuan akan belajar bahwa mereka harus berpikir tentang karier, bukan hanya menikah dan memiliki anak. Anak laki-laki perlu menyadari bahwa pekerjaan rumah tangga adalah bagian dari kehidupan keluarga. Ini juga akan mempengaruhi pola pikir anak ketika mulai memiliki keluarga sendiri di masa depan.

Anda mandiri, anak juga harus bisa

Kemandirian Anda dalam mengurus rumah tangga, bekerja, cuci baju, sekaligus mengurus anak adalah contoh yang akan ditiru si kecil dalam perkembangan kepribadiannya. Berikan tanggung jawab sejak dini bagi si kecil agar ia terbiasa bekerja mandiri. Anda bisa memintanya menghilangkan bau apek baju seragam dengan merawat baju anak memakai Molto All-In 1. Pelembut pakaian ini dapat memberikan keharuman tahan lama dengan formula Molto sekali bilas.

Kelola waktu lebih berkualitas

Anda tentu menyadari betapa sedikitnya waktu berkualitas untuk mendidik anak di samping pekerjaan. Pada sisa waktu di pagi hari atau malam hari matikan saja gadget untuk lebih memperhatikan kebutuhan si kecil. Pengelolaan waktu yang tepat bisa membantu Anda mendidik anak dengan lebih berkualitas.

Baru tahu kan, jika Anda ternyata merupakan ibu yang baik kendati harus bekerja?

TOP