Cara Membantu Bayi Baru Lahir Tidur

Salah satu kecemasan orang tua baru adalah mengenai pola tidur bayi mereka. Bayi sulit tidur nyenyak sepanjang malam, kemungkinan bayi akan terbangun setiap beberapa jam. Namun ada metode yang bisa membantu Ibu dan bayi Ibu tidur lebih baik sehingga bangun di pagi hari akan terasa membahagiakan. Sebagian bayi yang baru lahir biasanya tidur sepanjang malam. Meski demikian, Ibu tetap perlu membangunkannya 2-3 jam sekali untuk disusui.

Kapan Bayi Tidur Nyenyak Semalaman?

Ada banyak alasan mengapa bayi terbangun tengah malam. Pola tidur bayi Ibu sangatlah unik; beberapa bayi dapat tidur terus menerus selama berjam-jam, dan beberapa bayi lainnya butuh perhatian lebih. Bayi terbangun karena beberapa hal. Kebutuhan menyusu adalah alasan utama mengapa bayi terbangun. Bayi yang tertidur lagi tanpa disusui dapat mengalami dehidrasi. Alasan lainnya mungkin berhubungan dengan popok yang sudah basah, suhu ruangan yang terlalu panas atau dingin, dan lainnya.

Saat bayi dan orang dewasa tidur, terbangun di tengah malam merupakan hal yang alamiah. Kebanyakan dari kita biasa terbangun empat hingga lima kali dalam semalam. Tentunya orang dewasa akan dengan mudah tertidur kembali, namun para bayi agak sulit untuk melakukan hal yang sama.

Pada usia sekitar enam bulan, bayi akan mulai tidur dalam waktu yang lebih lama, tapi ingatlah bahwa pola tidur bayi Ibu memiliki polanya sendiri, tidak perlu berkecil hati apabila bayi lainnya sudah mampu tidur lebih lama. Suatu saat bayi Ibu akan mengalaminya juga.

Berapa Lama Bayi Perlu Tidur?

Saat bayi Ibu bertambah usia, semakin sedikit jam tidurnya. Bayi yang baru lahir menghabiskan hari dengan tidur, tapi hanya sebentar-sebentar. Jadi jangan lupa saran dari para Ibu baru lainnya yaitu tidurlah saat bayi tidur. Ibu butuh banyak istirahat di bulan-bulan pertama kehadiran sang buah hati.

Di bawah ini adalah perkiraan jumlah jam tidur bayi yang direkomendasikan berdasarkan usia.

Bayi baru lahir:

  • Siang hari: 8 jam
  • Malam hari: 8 jam 30 menit

Usia 1 bulan:

  • Siang hari: 6-7 jam
  • Malam hari: 8-9 jam

Usia 3 bulan:

  • Siang hari: 4-5 jam
  • Malam hari: 10-11 jam

Usia 6 bulan:

  • Siang hari: 3 jam
  • Malam hari: 11 jam

Usia 9 bulan-12 bulan:

  • Siang hari: 2 jam 30 menit
  • Malam hari: 11 jam

Ingatlah bahwa jam tidur bayi di atas hanya merupakan perkiraan, sebaiknya hanya dipergunakan sebagai panduan saja. Setiap jam tidur bayi berbeda.

Tips Cara Membantu Bayi Baru Lahir Tidur Lebih Baik

Jika bayi Ibu tidak bisa tidur dengan nyenyak, jangan khawatir. Banyak di antara mereka yang melalui periode di mana bayi susah tidur. Ada banyak cara yang dapat membantu Ibu menidurkan bayi Ibu.

  • Biarkan Bayi Tidur Sejenak
    Tidur sejenak saja, sangat penting bagi bayi, terutama bayi baru lahir. Cobalah untuk membiasakan bayi tidur sejenak setiap dua jam dalam sehari. Bayi yang kelelahan akan susah tidur saat waktunya tiba.
  • Lagu sebagai Pengantar Bayi Tidur
    Lagu ninabobo telah sejak ratusan lalu didendangkan untuk menenangkan dan membantu bayi tidur. Umumnya para bayi merasa nyaman dan mudah tertidur ketika Ibunya meninabobokan mereka. Bernyanyi di dalam kamar bayi pada malam hari dapat membantu mereka menentukan bahwa saat ini adalah waktu untuk tidur, bukan untuk bermain.
  • Ajarkan Mereka Perbedaan Siang dan Malam Hari
    Pada siang hari, jadikan ruangan di rumah Ibu seterang mungkin. Isi hari bayi dengan suara-suara rumah dan permainan seru. Ketika bayi tidur siang, biarkan gorden agak terbuka. Ketika bayi terbangun, ia akan tahu bahwa kini saatnya bangun.
    Pada malam hari, pastikan ruangan di rumah dalam keadaan gelap dan sunyi. Bayi baru lahir tidak mengetahui perbedaan antara siang dan malam hari. Mereka tertidur lama di dalam perut sang Ibu selama sembilan bulan, jadi tidak heran jika itu terjadi. Namun beberapa minggu kemudian bayi mulai paham bahwa saat keadaannya gelap, adalah waktunya bayi untuk tidur. Bayi akan memahami perbedaan antara siang dan malam dengan cepat, sehingga memudahkan mereka untuk beradaptasi.
  • Kenali Tanda Bayi Butuh Tidur
    Bayi memang belum memiliki kemahiran dalam berkomunikasi pada usia dini, tapi kita masih dapat memahami mereka. Jika bayi baru lahir menarik telinganya, mengepalkan tangannya, merenggangkan anggota badannya atau menghisap jarinya; sudah hampir pasti mereka siap untuk tidur.

Kebiasaan Baik untuk Membantu Bayi Tidur

Ketika Ibu melatih bayi untuk tidur, penting untuk memperkenalkan rutinitas yang sesuai dengan Ibu dan si kecil. Ibu bisa membuat ritual seperti mengganti popok, memakaikan piyama, meredupkan lampu, menyusui bayi dan menyanyikan nina bobo hingga bayi tertidur. Perlengkapan tidur juga sangat mempengaruhi kenyamanan tidur bayi. Awali dengan mencuci alas tidur, selimut, dan baju tidur bayi menggunakan Molto Pure untuk memastikan kulit sensitif mereka terlindungi.

Ingatlah bahwa semua bayi memiliki sifat berbeda, dan yang cocok bagi orang lain belum tentu cocok bagi Ibu. Berikut beberapa ide lainnya yang dapat Ibu coba.

  • Bayi Perlu Tidur di Tempat Tidurnya Sendiri
    Dalam keranjang tidur bayi maupun boks bayi, bayi Ibu perlu mengetahui bahwa saat mereka berada di dalamnya, itulah saatnya bayi tidur. Jangan biarkan mereka tertidur di dalam kereta bayi atau kursi makan; mereka perlu tahu sejak dini bahwa tidur harus di tempat tidur.
  • Biarkan Bayi Menangis
    Sulit untuk dilakukan, dan lumrah. Tapi hal ini bisa membantu bayi tidur lebih baik. Di usia enam bulan, saat bayi Ibu menangis, coba tinggalkan mereka untuk beberapa menit untuk mengetahui apakah ia bisa menenangkan diri dengan sendirinya. Umumnya bayi mulai mengingat bahwa jika mereka menangis, orang tuanya akan datang dan mengajak bermain. Bayi Ibu bisa tidur lebih baik apabila mereka mampu berhenti menangis dengan sendirinya.
    Namun metode ini tidak cocok untuk semua orang. Sebagian percaya bahwa metode ini justru membuat bayi lebih manja dan menambah rasa tidak percaya.

Apabila ‘membiarkan anak menangis’ tidak cocok bagi Ibu, cobalah rutinitas berikut ini:

  • Tidurkan bayi saat mereka sudah sangat mengantuk, tapi masih terbangun. Bayi akan tidur dengan sendirinya tanpa harus di timang.
  • Tahan diri menghampiri bayi saat ia gelisah dalam tidurnya. Mereka tidak selalu menangis, bisa saja mereka mengeluarkan suara sambil tidur dan mereka bisa tenang dengan sendirinya. Jika bayi menangis, awasi dan tunggu beberapa detik hingga tangis mereda. Jika tangisan berlanjut, Ibu perlu memeriksa dan menenangkan si kecil.
  • Usahakan tetap tenang dan diam ketika bayi terbangun di malam hari. Biarkan lampu redup dan jangan ajak mereka bermain atau jangan biarkan mereka terjaga setelah terbangun. Jika Ibu merasa bayi terbangun karena lapar, susui bayi hingga tertidur lagi.
  • Bayi yang telah mencapai usia 12 bulan dapat tidur secara tengkurap. Karena pada usia ini, bayi sudah mampu menggulingkan badannya kembali ke posisi telentang. Banyak Ibu dan sumber yang mengatakan bahwa posisi bayi yang tidur tengkurap mampu membantu bayi tidur lelap, mengurangi rewel dan muntah maupun tersedak saat tidur. Namun demikian, berhati-hatilah, karena ada risiko terjadinya SIDS (Sudden Infant Death Syndrome) yang banyak terjadi pada posisi tengkurap, selalu pastikan bayi dalam pengawasan saat bayi tidur tengkurap. Disarankan juga, agar Ibu sesekali terjaga untuk memeriksa posisi tidur bayi.

Luangkan Waktu Untuk Diri Sendiri

Ingat: saat bayi terbangun di malam hari, maka Ibu juga akan terbangun. Situasi ini melelahkan dan Ibu perlu merawat diri Ibu sendiri. Jika kakek-nenek, teman, kakak atau adik menawarkan diri untuk mengasuh si kecil, terimalah tawaran mereka. Dua jam untuk tidur tanpa gangguan, mandi, atau berjalan keluar rumah akan terasa seperti hadiah teristimewa di seluruh dunia.

TOP